Sabtu, 21 April 2012
Teman Tapi Mesum
Dalam sebuah pergaulan di kehidupan sehari hari serta di berbagai aktifitas tentu kita banyak bergaul dan berhubungan dengan orang lain yang dalam bahasa mudahnya kita sebut sebagai teman.
Dalam percontohannya ketika kita memiliki suatu kegiatan atau hoby tertentu dan secara kebetulan ada beberapa orang lain yang juga memiliki kegemaran tertentu maka akan bersosialisasi dengan sesama pelaku kegiatan itu yang kemudian bisa kita sebutkan sebagai teman.
Berbagai aktifitas seperti hobi hingga profesi tantu akan mempertemukan kita pada banyak teman yang bila kita lakukan hubungan emosional lebih jauh bisa menjadi seperti sahabat atau bahkan seolah saudara yang sangat dekat.
Mencari teman hingga menghasilkan sahabat tentu akan melalui proses yang sangat panjang yang pada akhirnya kita harus paham masing masing karakter teman untuk di hargai kekurangan serta kelebihannya tanpa harus mengunggul unggulkan kemampuan masing masing.
Seribu teman terasa sedikit namun satu musuh terasa banyak itu adalah sebuah pepatah betapa nyamannya ketika kita memiliki teman dan betapa sedihnya ketika kita memiliki musuh walaupun hanya satu.
Mencari musuh memang mudah dan kita harus mengakui bahwa mencari teman memanglah sulit namun sebenarnya yang lebih sulit adalah ketika menjaga pertemanan itu.
Tidak jarang ketika kita harus mempertahankan pertemanan terpaksa harus ternoda dengan masalah masalah yang sangat sepele bahkan tak jarang pula justru kita melepaskan etika yang harus di pegang dalam berteman.
satu gambaran susahnya menjaga pertemanan adalah ketika kita berteman semakin dekat kadang kadang kita lupa terhadap sopan santun , kadang kita bergurau hingga berlebihan hingga tanpa sengaja membuat hati teman kita menjadi terluka.
Kita kadang lupa ketika sesaat sebelum menjadi akrab kita biasanya berhati hati dalam bertegur sapa namun tatkala kita semakin akrab akhirnya kita menerjang norma hingga bisa dikatakan ngelunjak.
Ada beberapa hal yang sering saya jumpai menjadi retaknya sebuah pertemanan adalah ketika kita memiliki kedekatan hingga kadang kita menjadi berani menumpahkan isi hati yang akhirnya merembet meminta bantuan teman dengan berbagai alasan hingga melibatkan sisi material namun kita tak memegang komitmen pertemanan.
Kwalitas teman sebenarnya mudah kita ukur hingga kita tahu seberapa jauh dan seberapa dalam kwalitas pertemanan itu dengan melihat saat dia membutuhkan kita kemudian kita membalikkan saat kita membutuhkan mereka.
Jikala dalam sebuah pertemanan kita memiliki tendensi tertentu yang amat picik maka kadang ketika harapan itu sudah di peroleh biasanya kwalitas pertemanan akan mengendur , atau ketika kita memiliki teman dengan tujuan tertentu namun tujuan yang di cari tersebut tidak di ketemukan maka kwalitas pertemanan kadang juga akan memburuk.
Mencari teman memang tidaklah mudah namun lebih susah lagi adalah menjaga pertemanan jadi mari kita berusaha menghormati teman bahkan sebaiknya malah menambah kwalitas penghormatan kita terhadap teman bukan sebaliknya malah lebih menganggap enteng kepada teman hingga kita malah mengindahkan kaidah yang berlaku.
Janganlah kita lantas menjauhi teman hanya karena di saat butuh sesuatu teman tersebut tak bisa membantu karena bisa jadi di saat yang berbeda kita bisa membutuhkan saat teman tersebut bisa membantu.
Hari ini mungkin kita tidak dapan di bantu oleh teman namun tak menutup kemungkinan kita akan di bantu oelh teman tersebut di lain hari.
Tulisan ini hanya sebuah penghargaan pada teman teman saya yang selalu setia dari tahun ke tahun saling berbagi komunikasi bahkan berbagi kesuksesan tanpa sebuah tendensi di luar pertemanan.
Dan saya juga bermohon maaf terhadap beberapa teman yang mungkin kecewa karena saat anda membutuhkan uluran bantuan saya sebagai teman namun saat itu saya juga sedang tidak mampu berbuat apa apa dan jikala anda juga merupakan teman yang bukan teman palsu maka anda tidak akan merubah status teman hanya karena saat itu saya tidak bisa membantu kesulitan anda.
Berawal dari blogg kita mendapati banyak teman yang beragam tendensi namun semoga saya akan mendapati teman sejati yang tidak sekedar berteman ketika di komentari tulisannya atau tidak di kunjungi rumah nya dan melupakan teman saat tak lagi berkunjung.
Carilah teman sebanyak mungkin dan pertahankan pertemanan itu dengan baik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar